Khusuk dan Fokus

Bona Purba saat mengunjungi pelabuhan Tiga Ras, 24 November 2014

Bona Purba saat mengunjungi pelabuhan Tiga Ras, 24 November 2014

Seperti berjalan di lautan, akan ada tiupan angin, ombak, dan kadang rasa bosan karena hamparan laut nan-luas tak beraneka nuansa. Kadang bahkan terpikir, akankah sampai ke dermaga untuk berlabuh?

Adakah tepian dari samudera nan-luas? Di saat badai menghempas-hempas deras, serasa nyali pun sering surut. Kurang lebih demikian nuansa perjalanan Sang Balon ini. Baca lebih lanjut

Iklan

Menggagas Pembentukan Relawan

Bona Petrus Purba saat menyampaikan visi dan misinya sebagai bakal calon bupati Simalungun dalam pertemuan dengan relawan di Saribudolok (22/11)

Bona Petrus Purba saat menyampaikan visi dan misinya sebagai bakal calon bupati Simalungun dalam pertemuan dengan relawan di Saribudolok (22/11)

Media Publikasi Bona Purba, Saribudolok, 22/11 – Pada pukul 10.00 wib Bona Petrus Purba menemui para calon relawan yang sudah menanti penuh antusias di komplek Gereja Katolik Saribudolok, Simalungun.

Antusiasme para relawan itulah yang menambah semangat Bona dalam memaparkan visi dan misinya bila terpilih menjadi bupati Simalungun periode 2015-2020. Mereka yang hadir pada pertemuan perdana ini adalah Bina H. Sinaga, Christo Purba, Edy Sipayung, Efenhdi Malau, Emi F. Damanik, Evendy Simamora, Frans Hahotan Saragih, Hebron Purba, John Kariando Purba, Jonni Pranata Damanik, Josner Lingga, Juliana Manihuruk, Jumpa Purba, L. Turnip, Marli Manik, Masriani Purba, Piers Pandiangan, Rosmawati P., Sahat Sipayung dan Siska Purba. Baca lebih lanjut

Perspektif Kepemimpinan Simalungun

Diskusi menarik antara HaMaS (Harajaon Marpitu Simalungun) dan Tim Sukses Bona Purba di Pematang Siantar (22/11).

Diskusi menarik antara HaMaS (Harajaon Marpitu Simalungun) dan Tim Sukses Bona Purba di Pematang Siantar (22/11).

Media Publikasi Bona Purba, Pematang Siantar, Sabtu, 22/11 – Beranjak dari Saribudolok, Bona Petrus Purba dan tim mengunjungi komunitas HaMaS (Harajaon Marpitu Simalungun) yang merupakan representasi masyarakat Simalungun se-kabupaten Simalungun dan se-kotamadya Pematang Siantar.

Pertemuan diadakan di museum Rumah Bolon di bilangan Jalan Sudirman Pematang Siantar dan dihadiri oleh Djomen Purba (ketua umum HaMaS) dan Tuahman Saragih (Sekjen HaMas) ini terbilang sangat menarik.

Sementara dari pihak relawan hadir Jenda Purba, Ronald Lumbantoruan, Masrin Tarihoran, Lusius Sinurat dan Bona Petrus Purba sendiri. Baca lebih lanjut

Sadia Duitmu Ambia?

Bona Petrus Purba (tengah)

Bona Petrus Purba (tengah)

“Sadia duitmu ambia? (Berapa uang yang kau miliki, kawan – untuk maju menjadi Simalungun-1)?” tanya seorang bapak yang kebetulan duduk disamping Bona Petrus Purba yang telah memutuskan diri menjadi pelayan masyarakat Simalungun saat kami melakukan safari blusukan ke beberapa kota di Kabupaten Simalungun.

Si bapak, yang kebetulan minum kopi bersama kami di lapo sederhana di pinggir kota itu, menambahkan, “Tapi ini realita nya ini ambia. Kalau tidak punya duit janganlah kau beran-berani maju,” katanya dengan logat Simalungun yang ketal.

“Buat apalah kau mencalonkan diri jadi bupati di Simalungun kalau duitmu tak sampai 50 milyar?” celetuknya dengan mimik meremehkan. Baca lebih lanjut

Potret Indonesia Kini

Anggota Dewan yang Hanya Tahu Satu Suara

bendera-merah-putih-bendera-indonesia-indonesia-flag-omkicau-3“Kecantikan bila berkaca di cermin yang retak tidak akan mengurangi kecantikannya. Kebaikan kalau berkaca di air yang keruh tentu juga tidak akan mengurangi kebaikanya.” Bagaimanakah potret Indonesia saat ini?

Setelah usai pilpres ternyata riak-riak politik itu tidak ada habis-habisnya. Saling menunjukkan taring kekuatannya tetap terasa. Dua kubu besar saling merebut hati rakyat dan saling mengklaim semuanya demi Indonesia lebih baik dan demi Kesejahteraan rakyat.

Boleh-boleh saja ungkapan manis yang lebih terasa lips service itu ditulis media besar-besar dan dibahas televisi dengan panjang lebar. Namun rakyat sudah bisa membaca politik dan bahkan mampu meretas hati nurani yang nampaknya berisi kebohongan.

Baca lebih lanjut