HORAS

HaBONAron do BONA seakan sudah melekat pada nama bakal calon Bupati Kabupaten Simalungun tahun 2015 mendatang, Bona Petrus Purba (BP). BP seakan tak kuasa untuk menolak hakikat asalinya sebagai warga Simalungun yang berkehendak menjadikan habonaron (kebenaran) sebagai bona (sumber) kehidupan mereka.

BP, yang sejak lahir hingga beranjak remaja tumbuh di Saribu Dolok ini, sungguh prihatin dengan kondisi Kabupaten Simalungan saat ini. Keprihatinan itu pula lah yang memanggilnya untuk kembali dari tanah rantau untuk membangun daerah asalnya.

Dengan segudang pengalamannya sebagai seorang akuntan, dosen, Kepala Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah (BPKP) Papua, Pengendali Teknis Audit BPKP Pusat Jakarta, Kepala Seksi Pemeriksaan Khusus BPKP Kaltim, dan Ketua Tim Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) Riau ini BP siap untuk memperbaiki keadaan di Kabupaten Simalungun.

BP sungguh prihatin dengan rendahnya laju pembangunan di Kabupaten Simalungun yang bahkan tertinggal dari kabupaten-kabupaten lain yang ada di sekitarnya. BP memang menyadari bahwa tak mudah baginya untuk membangun Simalungun, apalagi sudah sejak lama rakyat Simalungun dipimpin oleh para pemimpin yang  abai dengan kepentingan mereka.

Sungguh terbayang oleh BP betapa tugas yang terbentang di depannya.  Kendati demikian BP tak gentar! Bp siap mendaki bukit demi bukit dan gunung demi gunung yang menjulang tinggi demi menyapa dan mengajak rakyat Simalungun untuk bersama-sama meningkatkan kemajuan pembangunan dan kesejahteraan mereka.

BP sangat optimis bahwa masyarakat Simalungun pasti mengimpikan kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik dari kondisi sekarang ini, apalagi ketika keindahan alam dan kesuburan lahan pertanian di wilayah Simalungun belum mampu mengangkat derajat hidup para petani di kabupaten Simalungun.

Sebab pada kenyataannya, humus-humus kesuburan tanah itu justru disekat oleh keterbatasan akses saran dan prasarana yang tersedia antar kota yang satu dengan kota lain, antara kecamatan yang satu dengan kecamatan lain, pun antar nagori (desa) yang satu dengan nagori lainnya. Biarbagaimana pun keterbatasan itu serta merata telah memperlambat laju pertumbuhan ekonomi daerah Simalungun.

Inilah tugas berat yang BP akan jalankan bila rakyat menginginkannya menjadi pemimpin mereka, kendati BP juga menyadari betapa beratnya menjadi pemimpin di kabupaten yang berpusat di Pematang Raya ini. Maka dengan motto Habonaron do Bona yang dianut masyarakat Simalungun, BP akan gigih memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Simalungun.

Demikianlah BP menawarakan visi dan misinya yang dijabarkan kedalam 7 program inti yang BP tawarkan. Akhirnya mari kita dukung visi-misi dan program yang ditawarkan oleh BP sungguh menjadi habonaran  (kebenaran, kenyataan) sebagi bona (pangkal) hidup bagi seluruh masyarakat Simalungun.

Horas
Salam Habonaron do Bona
Salam Bersaudara

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s